Untuk Saudaraku

Jika damai hanya sebatas tinta dan pena,

Jika solidaritas terurai menjadi untaian kata,

Jika manusia haus akan kedudukan,

Dan enggan meneguk sakinah dalam kehidupan,

Maka… apa yang akan terjadi?

 

Kekacauan akan mencari mangsa,

Melumat sudut-sudut ketenangan,

Meluluhkan tubuh dan jasad yang terbantai,

Menyulut tangisan pilu yang tak bertepi.

 

Wahai pendewa akal,

Apa yang telah kau perbuat pada saudaraku?

Kau berpaling, seolah buta pada langkahmu sendiri.

Tak kau rasakan derita mereka di sana,

Hingga kau bertindak semaumu, tanpa nurani.

 

Saudaraku seiman,

Tegar di atas imanmu,

Kokoh di atas Islam yang kau genggam,

Tabah meniti penderitaanmu.

Kau senantiasa bersemayam dalam doaku.

 

Biarlah yang terjadi, terjadi.

Namun harapku…

Semoga Allah selalu bersamamu.

Sebab kelak,

Kebenaran pasti menampakkan diri

Jelas, dan tak terbantahkan.

 

Penulis: Abd. Mughni (KUA Sumberwringin)