IPARI Bondowoso Tingkatkan Kinerja Penyuluh Agama Melalui Bimtek e-Kinerja Tahap XVII

BONDOWOSO, PD IPARI Bondowoso – Dalam rangka peningkatan kompetensi dan kinerja Penyuluh Agama PD. IPARI Bndowoso menggelar Bimtek Penyusunan e-Kinerja Penyuluh Agama dengan tema “Road to Bimtek Penyusunan Kinerja Penyuluh Agama Tahap XVII “ oleh PW IPARI Provinsi Jawa Timur di Ballroom Navara Waterpark, Desa Jambesari, Bondowoso. Kamis, (29/1/2026).

Bimtek penyusunan e-Kinerja Penyuluh Agama ini diikuti oleh penyuluh agama se-Kabupaten Bondowoso dan dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, H. Samson Hidayat, S.Ag., M.Pd.I. Turut hadir Ketua Tim Penyuluh Agama Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Ahmad Ubaidillah, S.Ag., M.Pd., didampingi jajaran pengurus harian PW IPARI Jawa Timur, yakni Wakil Ketua II Kusnan, S.Ag., M.Ag., Sekretaris I Dr. Alfiatu Solikah, S.Ag., M.Pd.I., serta Bendahara Umum M. Zakariya, S.Ag., M.Pd.I.

Ketua PD IPARI Bondowoso, Imam Huzaeni, S.Ag., dalam laporannya menyampaikan bimtek tersebut diikuti oleh 116 penyuluh agama, terdiri dari 92 penyuluh berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 24 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Seluruh rangkaian kegiatan bimtek ini dilaksanakan secara mandiri dengan pembiayaan murni dari organisasi IPARI,” ujar Imam Huzaeni.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, kapasitas dan profesionalisme penyuluh agama semakin meningkat, sekaligus membawa keberkahan dalam pelaksanaan tugas serta memberikan dampak nyata bagi pelayanan keagamaan dan pembinaan masyarakat di Kabupaten Bondowoso.

Imam Huzaeni juga mengungkapkan bahwa sejak tahun 2025 kiprah penyuluh agama di Bondowoso semakin aktif, khususnya dalam pemanfaatan media sosial. Tercatat sebanyak 2.087 konten digital telah dihasilkan dan tersebar di 23 IPARI kecamatan se-Kabupaten Bondowoso.

“Hal ini menjadi bukti peran strategis penyuluh agama sebagai penyambung lidah Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan dan pembinaan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubag TU Kemenag Bondowoso, Samson Hidayat, dalam arahannya menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian positif penyuluh agama. Ia juga mengingatkan peserta bimtek untuk mencermati edaran terbaru terkait penggunaan pakaian dinas dan ketentuan lainnya.

“Kita patut bersyukur dan membuktikan rasa syukur itu dengan meningkatkan kinerja sebaik mungkin. Bekerjalah secara profesional dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Samson Hidayat menambahkan, Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso sebelumnya juga telah menggelar Bimtek Penulisan Berita dan Desain Grafis pada Rabu (28/1/2026), sebagai upaya memperkuat kemampuan digitalisasi dan publikasi penyuluh agama.

“Digitalisasi menjadi kebutuhan penting agar penyuluh agama tidak tertinggal oleh perkembangan zaman, baik dalam pembuatan konten media sosial maupun pelayanan keagamaan berbasis digital,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Penyuluh Agama Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Ahmad Ubaidillah, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi penyuluh agama di Kabupaten Bondowoso. Ia menekankan pentingnya profesionalisme serta penguatan kapasitas administrasi dan digitalisasi.

“Pada tahun 2026, fokus Penyuluh Agama Islam diarahkan pada penguatan administrasi. Melalui bimtek ini, diharapkan penyuluh agama lebih memahami tata kelola administrasi yang baik sehingga mampu mengabdi dan melayani umat secara optimal, demi keberkahan dunia dan akhirat,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Ahmad Ubaidillah berharap berbagai capaian dan prestasi penyuluh agama di Bondowoso dapat terus diwujudkan dalam langkah nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Penyuluh agama memiliki peran penting dalam membangun citra positif Kementerian Agama. Profesionalisme, inovasi, dan penguatan moderasi beragama harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Pewarta: Tim PD IPARI Bondowoso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *