BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso β Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) Kampus 2 Bondowoso mengikuti kegiatan bimbingan keagamaan di Masjid Al-Ikhlas guna memperkuat karakter religius di kalangan intelektual muda. Rabu (11/03/2026) siang
Program tersebut merupakan bagian dari upaya kampus dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat, dengan tujuan menyelaraskan kecerdasan intelektual dengan kematangan spiritual mahasiswa vokasi.
Bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, materi bimbingan difokuskan pada peran mahasiswa dalam menghidupkan syiar Islam di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Ahmad Basri SR, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Bondowosoyang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai kelompok intelektual memiliki tanggung jawab moral untuk menyeimbangkan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan kedalaman spiritualitas.

βMahasiswa tidak cukup hanya unggul dalam bidang akademik. Mereka juga perlu memiliki fondasi nilai keagamaan yang kuat agar ilmu yang dimiliki dapat memberi manfaat bagi masyarakat,β ujarnya.
Dalam kegiatan bimbingan tersebut terdapat beberapa poin utama yang dibahas, antara lain:
- Penguatan karakter. Mahasiswa didorong untuk membangun karakter sebagai agen perubahan yang religius, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial di tengah masyarakat.
- Diskusi intelektual. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif mengenai berbagai tantangan moral di era digital. Diskusi ini memberikan perspektif keagamaan terhadap isu-isu kontemporer yang dihadapi generasi muda.
- Sinergi akademik dan religiusitas. Mahasiswa diingatkan bahwa keahlian di berbagai bidang, seperti Manajemen Agribisnis, Produksi Media, maupun Teknologi Informasi, perlu dilandasi etika kerja yang sejalan dengan nilai-nilai agama.
Masjid Al-Ikhlas dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai mampu menghadirkan suasana yang tenang dan kondusif untuk diskusi serta refleksi keagamaan.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa diharapkan mampu tumbuh menjadi intelektual muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kuat serta sikap rendah hati dalam mengabdi kepada masyarakat dan bangsa.
Pewarta: Tim Penyuluh Agama Kec. Tenggarang
