Kemenag Bondowoso Tanamkan Lima Budaya Kerja dalam Pembinaan ASN PPPK

BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso – Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso menggelar kegiatan pembinaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Aula MAN Bondowoso, Rabu (24/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 332 ASN PPPK dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kemenag Bondowoso.

Dalam laporannya, Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Bondowoso, H. Samson Hidayat, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan, pembinaan ASN memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik. Menurutnya, pembinaan berkelanjutan diperlukan agar ASN mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

β€œPembinaan ASN bertujuan meningkatkan kompetensi, kinerja, dan produktivitas, sekaligus membentuk aparatur yang beretika, disiplin, dan bertanggung jawab sesuai nilai-nilai BerAKHLAK,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, melalui pembinaan, ASN dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja yang profesional. Selain itu, pembinaan juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, serta mendukung agenda reformasi birokrasi menuju birokrasi yang bersih dan melayani.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI., dalam pembinaannya menegaskan, menjadi ASN Kementerian Agama bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan mengemban amanah moral sebagai penjaga nilai, akhlak, dan martabat bangsa.

β€œASN Kemenag adalah wajah negara dalam urusan keagamaan. Karena itu, setiap ASN dituntut tidak hanya bekerja secara formal, tetapi juga menghadirkan keteladanan, integritas, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghayati dan mengamalkan Lima Budaya Kerja Kementerian Agama, yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi kompas hidup dan pedoman kerja seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK yang memiliki kedudukan setara dalam hak dan kewajiban.

Dr. Ali Masyhur menekankan, profesionalitas tercermin dari kedisiplinan, komitmen terhadap tugas, serta etos kerja yang konsisten. ASN juga dituntut kreatif dan adaptif dalam menghadapi tantangan, serta mampu menghadirkan solusi demi peningkatan kualitas layanan Kementerian Agama.

Selain itu, ASN Kemenag diingatkan untuk menjaga perilaku pribadi agar tidak mencederai citra institusi, termasuk menjauhi praktik judi online dan gaya hidup konsumtif berlebihan.

β€œMasalah sering kali bukan pada gaji, tetapi pada keinginan yang melampaui kebutuhan. Jangan sampai perilaku pribadi merusak kehormatan institusi,” pesannya.

Menutup pembinaan, Kepala Kantor Kemenag Bondowoso berharap seluruh ASN PPPK Kementerian Agama mampu menjadi pribadi yang berintegritas, profesional, kreatif, bertanggung jawab, dan menjadi teladan, sehingga kehadirannya benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa dan agama.

Kegiatan pembinaan ini turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Bondowoso, Kepala Subbag TU, para Kepala Seksi, staf Kemenag Bondowoso, kepala MIN, MTsN, MAN, serta seluruh ASN PPPK Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso.

Pewarta: Ali wafi