BONDOWOSO, KUA Kecamatan Tamanan kembali menegaskan eksistensinya sebagai mitra strategis umat dengan aktif berpartisipasi dalam rangkaian Gebyar Muharram Assyuraβ (GEMA) Event keagamaan tahunan ini menjadi bukti kerja bareng lintas sektor di Tamanan semakin solid. Rabu, (10/6/2026)
GEMA atau Gebyar Muharram Assyuraβ Kecamatan Tamanan digelar mulai 15 Juni 2026. Berbagai rangkaian kegiatan disiapkan untuk menyemarakkan bulan Muharram sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah warga Tamanan.
Puncak awal kegiatan dimulai Ahad, 15 Juni 2026 pukul 18.00 WIB. Seluruh peserta akan mengikuti pawai lampion bersholawat keliling desa. Lampion dan lantunan sholawat diharapkan menjadi simbol cahaya iman yang menuntun generasi muda.
Setelah pawai, acara dilanjutkan pukul 19.30 WIB dengan Rokat Tanah Tamanan. Tradisi selamatan hasil bumi ini digelar hingga selesai sebagai bentuk syukur warga kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan.
Tidak berhenti di hari pertama, Selasa 17 Juni 2026 pukul 07.00 WIB, KUA Tamanan bersama HIMPAUDI Kecamatan Tamanan menggelar Istighosah. Momentum ini menjadi wadah doa bersama para guru PAUD dan masyarakat untuk memohon keberkahan di tahun baru Hijriah.

Rangkaian inti keagamaan berlanjut Rabu, 18 Juni 2026 mulai pukul 08.30 WIB. KUA Tamanan memfasilitasi Lomba MTQ tingkat Kecamatan Tamanan dengan 4 cabang: Tilawah Remaja PA/PI, Tartil Remaja PA/PI, MHQ Juz 30, dan MKQ Umum.
Kepala KUA Tamanan H. Nur Hadi, S.H.I, menyampaikan lomba MTQ bukan sekadar kompetisi.
βIni ikhtiar kami menumbuhkan cinta Al-Qurβan sejak dini. Melalui MTQ, anak-anak belajar membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qurβan,β ujarnya.
Semarak GEMA berlanjut malam hari. Pada Rabu 18 Juni dan Kamis 19 Juni 2026 pukul 19.00 WIB, panggung seni budaya dibuka untuk penampilan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Tamanan.
Penampilan seni budaya ini menjadi ruang ekspresi positif bagi pelajar. KUA Tamanan sengaja menggandeng sekolah agar siswa punya wadah menyalurkan bakat di bidang keislaman dan budaya, jauh dari aktivitas negatif.
Koordinasi lintas sektor terlihat jelas dalam GEMA. KUA Tamanan bersinergi dengan pemerintah kecamatan, HIMPAUDI, sekolah, takmir masjid, dan karang taruna. Semua bahu-membahu menyukseskan acara.
Camat Tamanan Abd. Mufid, S.Pd.I, mengapresiasi peran aktif KUA Tamanan.
βKUA tidak hanya urus nikah dan wakaf. Di GEMA ini KUA hadir sebagai penggerak kegiatan keumatan. Kolaborasi seperti ini yang kita butuhkan,β ungkapnya.
Puncak GEMA ditutup Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 19.00 WIB dengan Pengajian Umum. Majelis akan diisi oleh KH. Moh. Syakur Dewa atau Gus Dewa, pengasuh Ponpes Darut Tauhid Al Masyhudiah Probolinggo.
Pengajian umum ini terbuka untuk seluruh masyarakat Tamanan dan sekitarnya. Melalui partisipasi penuh di GEMA, KUA Tamanan ingin menunjukkan bahwa Muharram bukan hanya seremonial.
βKami ingin Muharram menjadi momentum hijrah, hijrah hati, hijrah perilaku, menuju pribadi yang lebih baik,β tegas H. Nur Hadi.
Dengan kerja bareng lintas sektor yang semakin solid, KUA Tamanan berharap GEMA 2026 bisa melahirkan generasi Tamanan yang beriman, berakhlak, dan cinta budaya Islam.
Penulis: Akrim Billah, S.Pd.I
