BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso β Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso. Salah satu kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HAB tersebut adalah lomba badminton antar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Bondowoso, Rabu, (10/12/2025)
Kegiatan lomba badminton ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. ASN dari berbagai satuan kerja turut ambil bagian, menunjukkan semangat kompetisi yang sehat serta jiwa sportif di lapangan. Sorak sorai dan dukungan dari rekan-rekan kerja semakin menambah semarak suasana pertandingan.

Pada pembukaan lomba, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI, menegaskan olahraga, khususnya badminton, dapat menumbuhkan energi dan semangat positif di kalangan ASN.
Menurutnya, kegiatan olahraga mampu memperkuat semangat persatuan, sportivitas, dan daya juang, sekaligus mendorong peningkatan kinerja serta pola hidup sehat dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
βMelalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh semangat kebersamaan, disiplin, dan etos kerja yang lebih baik, sehingga ASN Kemenag Bondowoso semakin solid dan profesional,β ujarnya.

Imam Huzaeni, Ketua PD IPARI Bondowoso menyampaikan, badminton bukan sekadar cabang olahraga, melainkan perpaduan harmonis antara teknik, kecermatan, dan ketangkasan yang menuntut konsentrasi tinggi serta kesiapan fisik dan mental.
βSetiap gerakan di lapangan mencerminkan kecepatan berpikir dan ketepatan bertindak, menjadikan badminton sebagai olahraga yang sarat nilai strategis, edukatif, dan pembentukan karakter.β jelasnya
Ia juga mengungkapkan, nilai-nilai tersebut sejalan dengan substansi olahraga yang dianjurkan dalam ajaran Islam, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW melalui olahraga berkuda dan memanah.
βMemanah mengajarkan fokus, kesabaran, dan kecermatan dalam membidik sasaran, sementara berkuda menumbuhkan ketangkasan, keseimbangan, dan keberanian. Dalam praktiknya, badminton merepresentasikan nilai-nilai tersebut melalui kecermatan memukul shuttlecock serta kelincahan bergerak di lapangan.β ungkapnya

Peringatan HAB, dalam lomba badminton tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum pembinaan jasmani dan rohani. Badminton menjadi media efektif untuk menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan ketangguhan mental, nilai-nilai yang selaras dengan ajaran Islam serta semangat pengabdian ASN Kementerian Agama.
βLomba badminton dalam rangka HAB Kemenag Bondowoso menjadi simbol kuat bahwa olahraga dapat berperan sebagai sarana membangun kesehatan, kebersamaan, dan etos kerja. Semua itu diarahkan untuk mewujudkan ASN Kementerian Agama yang profesional, solid, dan berintegritas dalam melayani masyarakat.β tutupnya
Penulis: Imam Huzaeni
