Bekali Calon Pengantin, KUA Taman Krocok Gelar Bimbingan Perkawinan

BONDOWOSO, Taman Krocok – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Taman Krocok Kabupaten Bondowoso melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi empat pasang calon pengantin (catin), Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memberikan bekal pengetahuan dan kesiapan kepada calon pengantin dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan sakinah.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Masfufah tersebut diawali dengan sambutan Kepala KUA Kecamatan Taman Krocok, H. Musyafa, S.Ag.

Dalam sambutannya, H. Musyafa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para calon pengantin yang telah hadir untuk mengikuti Bimbingan Perkawinan.

β€œBimbingan ini merupakan bekal bagi calon pengantin untuk menjalankan kehidupan rumah tangga. Dalam rumah tangga diperlukan kesabaran, saling memahami, dan kemampuan menyelesaikan setiap persoalan dengan baik,” ujarnya.

H. Musyafa juga mengingatkan bahwa perbedaan pendapat maupun perselisihan merupakan hal yang dapat terjadi dalam kehidupan rumah tangga. Karena itu, pasangan suami istri perlu mengedepankan kesabaran dan segera mencari jalan keluar ketika menghadapi persoalan.

Untuk memberikan gambaran yang mudah dipahami, H. Musyafa mengambil contoh dari pengalaman masa kecil saat bermain kelereng. Ketika mengalami kekalahan, anak-anak terkadang bertengkar, tetapi keesokan harinya mereka dapat kembali bermain bersama.

β€œDari contoh sederhana tersebut kita bisa belajar bahwa ketika terjadi perselisihan, jangan terlalu lama menyimpan masalah. Segera berdamai dan kembali membangun hubungan yang baik,” pesannya.

Sementara itu, Haerul Fais, S.HI., yang bertindak sebagai pemateri, menyampaikan materi tentang pentingnya membangun manajemen kehidupan dalam rumah tangga.

Menurut Haerul Fais, pasangan suami istri setidaknya perlu memahami tiga hal penting, yaitu manajemen kalbu, manajemen tingkah laku, dan manajemen saku.

β€œManajemen kalbu berkaitan dengan bagaimana pasangan menjaga hati dan perasaan. Manajemen tingkah laku berkaitan dengan sikap dan perilaku dalam memperlakukan pasangan. Sedangkan manajemen saku berkaitan dengan bagaimana keluarga mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Ia menambahkan, ketiga aspek tersebut perlu dibangun secara seimbang agar pasangan suami istri mampu menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga dengan lebih dewasa dan bertanggung jawab.

Melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan ini, KUA Kecamatan Taman Krocok berharap para calon pengantin tidak hanya memiliki kesiapan administratif untuk melangsungkan pernikahan, tetapi juga memiliki kesiapan mental, emosional, dan pengetahuan dalam menjalani kehidupan berkeluarga.

Dengan bekal tersebut, para calon pengantin diharapkan mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta mewujudkan kehidupan rumah tangga yang harmonis dan penuh tanggung jawab.

Penulis: Haerul Fais

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *