KUA Grujugan Serahkan Empat SKT Majelis Taklim pada Peringatan Maulid Nabi di Desa Wonosari

BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Grujugan menyerahkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada empat Majelis Taklim di Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Penyerahan tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Curahlempet, Desa Wonosari, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dan diikuti masyarakat dengan penuh antusias. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan KUA Kecamatan Grujugan untuk memberikan apresiasi dan dukungan terhadap keberadaan Majelis Taklim sebagai salah satu wadah pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Penyerahan SKT dilakukan langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Grujugan, Multazam, S.E.I., bersama Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Grujugan kepada perwakilan empat Majelis Taklim yang berada di wilayah Desa Wonosari.

Multazam mengatakan, penerbitan SKT merupakan bagian dari upaya KUA dalam memberikan pelayanan sekaligus mendorong tertib administrasi bagi Majelis Taklim. Dengan adanya legalitas administrasi tersebut, diharapkan Majelis Taklim dapat semakin berkembang dan menjalankan perannya dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan, serta pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat.

β€œMajelis Taklim memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan keagamaan masyarakat. Karena itu, keberadaannya perlu terus didukung dan dikembangkan, termasuk melalui tertib administrasi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Multazam juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak, perjuangan, dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Kepala KUA Kecamatan Grujugan juga memberikan informasi mengenai berbagai layanan yang tersedia di KUA. Ia menjelaskan bahwa tugas dan fungsi KUA tidak hanya berkaitan dengan pelayanan pernikahan, tetapi juga mencakup berbagai pelayanan keagamaan dan pembinaan masyarakat.

Layanan tersebut antara lain bimbingan keluarga sakinah, zakat dan wakaf, kemasjidan, pembinaan Majelis Taklim, serta pelayanan dan penyuluhan keagamaan lainnya.

Menurutnya, penyampaian informasi mengenai layanan KUA kepada masyarakat penting dilakukan agar masyarakat memahami berbagai fungsi KUA dan dapat memanfaatkan layanan yang tersedia secara optimal.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi dan sinergi antara KUA Kecamatan Grujugan dengan masyarakat. Kehadiran KUA di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin mendekatkan pelayanan keagamaan sekaligus memberikan informasi yang mudah dipahami dan bermanfaat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Curahlempet akhirnya tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan dan keteladanan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, Majelis Taklim, dan masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang semakin baik di Desa Wonosari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *