BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso β Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tamanan terus berkomitmen meningkatkan kualitas keluarga melalui penguatan sinergi lintas sektoral. Hal ini diwujudkan dengan menggandeng pihak kecamatan, BKKBN, dan Puskesmas dalam pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) bagi calon pengantin (catin).
Kegiatan yang digelar pada Kamis (2/4/2026) tersebut diikuti oleh sebanyak 45 pasangan calon pengantin yang berasal dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Tamanan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang sebagai bekal menuju kehidupan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.

Kepala KUA Tamanan, H. Nurhadi, S.Hi dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membina calon pengantin. Menurutnya, membangun keluarga yang kokoh tidak cukup hanya dengan pemahaman agama, tetapi juga perlu didukung oleh aspek kesehatan dan perencanaan keluarga.
Ia menjelaskan bahwa melalui program BIMWIN ini, para calon pengantin dibekali berbagai materi penting, mulai dari pembinaan mental spiritual, penguatan nilai-nilai keagamaan, hingga keterampilan dalam mengelola kehidupan rumah tangga. Dengan demikian, diharapkan pasangan yang akan menikah memiliki kesiapan yang lebih matang.
Camat Tamanan, Abdul Mufid, S.Pd.I, M.M turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa BIMWIN merupakan langkah strategis dalam menekan angka perceraian serta meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di tengah masyarakat.

“Melalui Bimwin ini para catin akan dibekali bagaimana cara mengarungi bahtera rumahtangga yang harmonis, karena saya sudah pengalaman terlebih dahulu dalam mengarungi bahtera rumahtangga, maka saya mengajak kepada para Catin untuk mengikuti acara ini dengan antusias, karena dalam keluarga adakalanya senang ada kalanya susah, hidup penuh dengan ujian dan cobaan, maka kita harus lolos pada ujian dan cobaan tersebutβ ujar beliau disaat sambutan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tamanan, Drg. Ratna Sari Dewi, menekankan pentingnya kesiapan kesehatan bagi calon pengantin. Ia mengingatkan bahwa kesehatan fisik dan mental menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat, termasuk pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting. Beliau memeberikan materi yang berkaitan dengan Kesehatan catin.
Dari sisi kependudukan dan keluarga berencana, Koordinator KB Kecamatan Tamanan, ibu Joeni Roedi Astuti, S.H, memberikan materi terkait pentingnya perencanaan keluarga. Ia mengajak para catin untuk merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak demi menciptakan keluarga yang berkualitas. Dan juga menekan angka stunting.
Kegiatan BIMWIN ini juga dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta simulasi studi kasus yang berkaitan dengan kehidupan rumah tangga. Para peserta diberi kesempatan untuk memahami cara menyelesaikan konflik, membangun komunikasi yang efektif, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dalam keluarga.
Selain itu, panitia juga membuka layanan konsultasi bagi peserta yang ingin mendapatkan pendampingan lebih lanjut. Layanan ini mencakup konsultasi keagamaan, kesehatan, hingga perencanaan keluarga, sehingga para calon pengantin dapat memperoleh solusi atas berbagai persoalan yang mungkin dihadapi.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, KUA Kecamatan Tamanan berharap program BIMWIN dapat memberikan dampak nyata dalam membentuk keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ke depan, kolaborasi ini akan terus diperkuat agar pembinaan calon pengantin semakin optimal dan mampu mencetak generasi yang sehat, tangguh, serta berkualitas.
Pewarta: Tim KUA Tamanan
