BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Bondowoso menggelar kegiatan Khatmil Qur’an dan Pengembangan Kompetensi Penyuluh Agama Islam (PAI) dengan mengusung tema “Setara Cinta (Semangat Tanggung Rasa – Agama dan Cinta Kasih untuk Sesama)”, bertempat di Musholla Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan dibuka dengan pembacaan Khatmil Qur’an yang diikuti oleh seluruh penyuluh agama Islam se-Kabupaten Bondowoso, sebagai wujud penguatan spiritual. Usai rangkaian khataman, acara dilanjutkan dengan seremoni dan penyampaian arahan oleh jajaran pengurus.

Ketua PD IPARI Bondowoso Masa Bakti 2025–2027, Imam Huzaeni, S.Ag., dalam sambutannya memperkenalkan susunan pengurus baru serta menekankan pentingnya kekompakan dan sinergi seluruh penyuluh dalam meningkatkan kualitas dakwah dan pelayanan publik di bidang keagamaan.
“Kita memiliki 116 Penyuluh Agama Islam. Jika kita kompak dan berjalan seirama, insyaAllah akan membawa nama harum Penyuluh Agama Islam Kabupaten Bondowoso. Tidak ada yang dapat menguatkan kegiatan kita kecuali kita sendiri. Mari bergerak bersama,” tegasnya.

Imam Huzaeni juga menyampaikan sejumlah agenda yang akan dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI 2026, di antaranya:
- Lomba film pendek tentang kegiatan majelis taklim sesuai kelompok binaan (wajib diikuti seluruh penyuluh).
- Lomba paduan suara penyuluh agama, sebagai ruang kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan berbagai materi penguatan kapasitas penyuluh agama, meliputi:
- Pemaparan Program Kerja PD IPARI oleh Ahmad Basri Saifur Rahman, SHI, MHI.
- Pembacaan AD/ART organisasi oleh Fadil, S.Pd.I.
- Penguatan Media Sosial oleh Nur Hayati, S.Ag., yang menekankan pentingnya personal branding penyuluh melalui konten edukatif dan inspiratif di platform Facebook, TikTok, serta Instagram. .
- Materi Tugas dan Fungsi Penyuluh oleh Ifawati Asri Mawaddah, M.Pd.I.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya Penyuluh Agama Islam”, ujarnya
Pandangan serupa juga disampaikan oleh Kasubbag TU, Samson Hidayat, S.Ag., M.Pd.I, serta Kasi Bimas Islam, Dr. Suharyono, S.Ag., M.H. Keduanya menilai bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam penguatan kelembagaan, pembinaan profesi, dan mempererat ikatan kebersamaan antarpenyuluh.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan makan bersama dalam satu wadah sebagai simbol persaudaraan, kebersamaan dan keadilan diantara Penyuluh Agama Islam.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PD IPARI Bondowoso berharap seluruh penyuluh semakin solid, kompeten, dan mampu menghadirkan dakwah yang sejuk, moderat, serta membawa manfaat luas bagi masyarakat.
Pewarta: Ali Wafi
