KUA Grujugan Hadirkan Inovasi, 18 UPZ Desa Resmi Dikukuhkan

BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Grujugan menggelar kegiatan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa dan pembinaan kelembagaan, bertempat di Ruang Aqad KUA Grujugan, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI., Kasi Bimas Islam Dr. H. Suharyono, S.Ag., M.H., Pimpinan Baznas Kabupaten Bondowoso, serta sejumlah tokoh ormas keagamaan. Hadir pula Ketua PD IPARI Kabupaten Bondowoso, Pengurus MWCNU Grujugan, Ketua PAC Fatayat NU Grujugan, Ketua DMI Grujugan, serta Ketua PAC Muslimat NU Grujugan.

Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Pada kesempatan tersebut, diserahkan 18 SK UPZ Desa berbasis masjid dan mushalla dari berbagai desa di Kecamatan Grujugan.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Bondowoso H. Moh. Ali Masyhur, memberikan apresiasi atas terobosan KUA Grujugan yang digerakkan oleh IPARI di bawah kepemimpinan Imam Huzaeni. Ia menyebut langkah inovatif ini layak dijadikan pilot project bagi KUA di kecamatan lainnya.

β€œUpaya KUA Grujugan melalui IPARI sangat luar biasa dan penuh inovasi. Semoga ini dapat memotivasi KUA lain melalui forum-forum resmi. Evaluasi juga penting agar ke depan IPARI bersama Bimas dan Zawa terus bersemangat demi kejayaan umat,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Baznas Kabupaten Bondowoso H. Ramli Hasan, M.M., bersama Drs. H. Araf Sudarman, menegaskan bahwa Baznas menerapkan prinsip A3 dalam tata kelola zakat yakni aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI.

β€œPrinsip ini menjadi pedoman bagi UPZ Desa agar mampu mengelola zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel.” jelasnya

Kepala KUA Grujugan, Multazam, S.E.I., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mensukseskan kegiatan ini, khususnya kepada PD. IPARI dan Baznas Kabupaten Bondowoso sebagai penggagas program, serta memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya.

β€œSemoga dengan adanya kegiatan ini dapat memperkokoh struktur pengelolaan zakat di tingkat desa serta meningkatkan manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Grujugan.” tutupnya

Mengakhiri rangkaian acara, digelar dialog interaktif antara pengurus UPZ dan Baznas mengenai langkah strategis pengembangan UPZ ke depan. Diskusi ini mencakup penguatan koordinasi, peningkatan transparansi, serta pengembangan program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat.

Pewarta: Tim KUA Grujugan

Editor: Ali Wafi