Joyful Ramadhan: The Most KUA dan Penandatanganan MoU KUA–SMKN Grujugan Perkuat Pembinaan Generasi Muda

BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso – Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Grujugan untuk mempererat sinergi dengan dunia pendidikan melalui kegiatan The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat) yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama SMKN Grujugan, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula SMKN Grujugan tersebut menjadi wujud kolaborasi konkret antara KUA dan lembaga pendidikan dalam membina serta mempersiapkan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki ketahanan moral yang kuat.

Acara diisi dengan penyampaian materi oleh Penyuluh KUA Grujugan, Imam Huzaeni, S.Ag., serta Penghulu KUA Grujugan, Iqbal Ramadhan, S.Sos. Dalam paparannya, Iqbal Ramadhan menekankan pentingnya ketahanan mental dan kesiapan fisik sebagai fondasi dalam merencanakan masa depan.

“Pernikahan bukan sekadar persoalan usia. Yang lebih utama adalah kesiapan mental, emosional, dan sosial. Remaja harus memahami bahwa membangun keluarga membutuhkan tanggung jawab besar dan perencanaan yang matang,” tegas Iqbal.

Ia juga mengingatkan pentingnya pencegahan pernikahan dini sebagai bagian dari upaya melindungi masa depan generasi muda agar tetap fokus pada pendidikan dan pengembangan diri.

Sementara itu, Imam Huzaeni memperkuat pemahaman siswa terkait nilai-nilai sakinah, mawaddah, dan warahmah dalam kehidupan keluarga.

“Keluarga yang maslahat adalah keluarga yang harmonis, saling menguatkan, serta memberi manfaat bagi lingkungan. Fondasinya adalah iman yang kuat, komunikasi yang baik, dan komitmen untuk bertanggung jawab satu sama lain,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Grujugan, Multazam, S.E.I., menyampaikan bahwa pembinaan remaja harus dilakukan secara berkelanjutan dan terarah.

“Generasi muda harus mempersiapkan diri sejak dini dengan memperkuat iman, ilmu, dan akhlak. Mereka perlu memiliki visi masa depan yang jelas serta kemampuan mengendalikan diri agar tidak terjerumus pada hal-hal yang merugikan. Masa depan keluarga dan bangsa berada di tangan mereka,” ungkap Multazam.

Penandatanganan MoU antara KUA Grujugan dan SMKN Grujugan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat program pembinaan remaja, edukasi pra-nikah, serta penguatan karakter di lingkungan sekolah.

Kepala SMKN Grujugan, Dadung Joko Widodo, menyampaikan apresiasi atas komitmen KUA dalam mendampingi siswa-siswi.

“Kami sangat berterima kasih kepada KUA Grujugan yang terus hadir membersamai peserta didik kami. Kolaborasi ini bukan hanya mendukung pembinaan spiritual, tetapi juga memperkuat karakter siswa agar siap menyongsong masa depan dengan lebih percaya diri dan bertanggung jawab,” katanya.

Ia menambahkan bahwa sinergi tersebut merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan keterampilan, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Melalui program The Most KUA dalam kemasan Joyful Ramadhan, KUA Grujugan hadir lebih dekat dengan generasi muda, menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya perencanaan hidup dan keluarga yang berkualitas.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara KUA dan lembaga pendidikan demi terwujudnya generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Pewarta: Diah Ayu Irawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *