Sinergi Penyuluh Agama Jambisari–Taman Krocok Berhasil Mediasi Pasutri Nyaris Cerai

BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso — Upaya pencegahan perceraian terus digencarkan melalui pendekatan persuasif dan dialogis. Kali ini, kolaborasi Penyuluh Agama Kecamatan Jambisari dan Penyuluh Agama Kecamatan Taman Krocok berhasil memediasi konflik rumah tangga warga yang nyaris berujung perceraian akibat miskomunikasi. Rabu, (11/2/2026)

Mediasi tersebut dihadiri Ust. Supriyadi selaku Penyuluh Agama Kecamatan Jambisari dan Haerul Fais, Penyuluh Agama Kecamatan Taman Krocok. Keduanya berperan aktif sebagai mediator dalam menyelesaikan permasalahan rumah tangga antara S, warga Desa Paguan Kecamatan Taman Krocok, dengan R, warga Kecamatan Jambisari.

Permasalahan bermula saat S pulang ke Desa Paguan selama kurang lebih dua bulan. Selama masa tersebut, komunikasi pasangan ini hanya dilakukan melalui aplikasi WhatsApp. Minimnya interaksi langsung memicu miskomunikasi dan kesalahpahaman, sehingga hubungan keduanya menjadi renggang.

Dalam proses mediasi, para penyuluh agama menekankan pentingnya keterbukaan, komunikasi dua arah, serta penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai pondasi membangun kembali keharmonisan rumah tangga.

Ust. Supriyadi menjelaskan, konflik rumah tangga kerap muncul karena kurangnya komunikasi yang sehat.

“Banyak permasalahan keluarga sebenarnya bisa diselesaikan jika kedua pihak mau duduk bersama dan saling terbuka. Kami hanya membantu membuka ruang dialog dan mengingatkan kembali tujuan pernikahan dalam Islam, yakni membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Haerul Fais menegaskan pentingnya peran penyuluh agama dalam menjaga ketahanan keluarga di masyarakat.

“Pendekatan yang kami lakukan tidak menghakimi, tapi mengajak kedua belah pihak untuk introspeksi dan saling memahami. Alhamdulillah, setelah diberi nasihat dan ruang komunikasi, mereka sepakat untuk rujuk kembali dan memperbaiki hubungan,” katanya.

Melalui mediasi yang berlangsung kondusif tersebut, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai, memperbaiki komunikasi, serta berkomitmen menjaga keutuhan rumah tangga dan menghindari perceraian.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antarpenyuluh agama lintas kecamatan memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan rumah tangga di tengah masyarakat.

Pewarta: Tim IPARI Kecamatan Taman Krocok