BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso β Suasana haru dan khidmat menyelimuti mushala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Selasa (2/12/2025) pagi.
Seorang warga bernama Ido Hosea Hasian Simorangkir (28) resmi mengucapkan dua kalimat syahadat, menandai babak baru dalam perjalanan hidupnya sebagai seorang Muslim.
Prosesi pengucapan syahadat dipimpin langsung oleh Kepala KUA Curahdami, Mukti Ali, S.Pd.I., M.Si. Acara berlangsung sederhana namun penuh makna. Di hadapan para saksi yang terdiri atas penyuluh agama Islam, penghulu, staf KUA, serta beberapa tokoh masyarakat. Ido Hosea Simorangkir melafalkan syahadat dengan suara lantang dan penuh keyakinan.
Setelah prosesi, Ustaz Moh. Muhsin memberikan tausiah penguatan keagamaan. Ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas bertambahnya saudara seiman.
βKedatangan saudara kita, Ido Hosea Simorangkir, adalah anugerah dan hidayah dari Allah SWT,β ujarnya.

Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya menunaikan salat sebagai kewajiban utama seorang Muslim sekaligus tiang agama. Ia juga memberikan motivasi agar Ido semangat dalam mempelajari ajaran Islam sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.
KUA Curahdami turut memfasilitasi proses kegiatan ini dengan penuh pendampingan. Selain menangani administrasi, KUA berkomitmen mendampingi Ido dalam memahami ajaran Islam secara bertahap dan mendalam.
Kedatangan mualaf baru tersebut disambut hangat oleh seluruh jajaran KUA. Mereka menyatakan kesiapannya untuk membantu dan membimbing Ido sebagai saudara baru dalam komunitas Muslim.
Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat akan nikmat besar berupa hidayah. Langkah yang diambil Ido Hosea Simorangkir menjadi awal perjalanan spiritual yang diharapkan memberi inspirasi bagi banyak orang.
Setiap syahadat yang diikrarkan menjadi pengingat untuk terus memperbarui keimanan, memperkuat niat, dan menjaga kesucian hati. Selamat datang kepada saudara baru, semoga perjalanan ini membawa kebaikan dan keberkahan.
Pewarta: Rizki Firmananda, S.H.I.
