BONDOWOSO, PD. IPARI Bondowoso – Penyuluh Agama terus berupaya melakukan pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Kali ini Akrim Billah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tamanan memberikan khutbah Jumat di Masjid At-Tawwabun Lapas Kelas IIB Bondowoso. Jumat (31/10/2025)
Dalam khutbah bertema “Jangan Merasa Lebih Baik, Tapi Berusahalah Menjadi yang Terbaik”, Akrim Billah mengajak jamaah untuk senantiasa menumbuhkan sikap rendah hati dan berkomitmen memperbaiki diri.
Ia menegaskan, kemuliaan seseorang tidak diukur dari penampilan atau status sosial, melainkan dari ketakwaan dan kesungguhan dalam berbuat baik.
“Setiap orang memiliki peluang yang sama untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Yang penting bukan merasa lebih dari orang lain, tapi bagaimana kita berusaha menjadi hamba yang terbaik di sisi Allah,” tutur Akrim Billah dalam khutbahnya.

Kegiatan penyuluhan melalui khutbah Jumat tersebut mendapat apresiasi dari Ketua PD. IPARI Kabupaten Bondowoso, Imam Huzaeni. Ia menilai, kiprah penyuluh agama di berbagai lini kehidupan masyarakat, termasuk di lembaga pemasyarakatan, memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa.
Kegiatan penyuluhan melalui khutbah Jumat tersebut mendapat apresiasi dari Ketua PD. IPARI Kabupaten Bondowoso, Imam Huzaeni. Menurutnya, peran penyuluh agama sangat penting dan strategis dalam membangun karakter bangsa, termasuk melalui kegiatan pembinaan di lembaga pemasyarakatan.
“Sudah seharusnya penyuluh agama hadir di setiap lapisan masyarakat. Melalui bahasa agama, mereka dapat menanamkan nilai-nilai kebaikan dan semangat perubahan, sekaligus turut mensukseskan program pembangunan nasional,” ujar Imam Huzaeni.
Khutbah Jumat berlangsung khidmat dan menyentuh hati. Para warga binaan tampak antusias menyimak setiap pesan moral dan motivasi yang disampaikan oleh khatib.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran spiritual dan tekad untuk memperbaiki diri, sehingga kelak setelah kembali ke masyarakat, mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungannya.” tutup Imam Huzaeni
Pewarta: Akrim Billah
Editor: Ali Wafi
